PERHATIAN!!!

Banyak Link Download Film yang masih menggunakan domain IDFL.us, jadi disarankan untuk mengganti sendiri domainnya menjadi IDFL.me
0

Dick Figures: The Movie (2013)

Label: , , , ,


IMDB

Genre : Animation | Action | Adventure

Two best friends, Red and Blue, risk everything to find the greatest treasure of all time.

DOWNLOAD FILMNYA
http://idfl.me/showthread.php?t=44842

SUBTITLE INDONESIA

Dick.Figures.The.Movie.2013.BluRay.720p.Ganool

http://subscene.com/subtitles/dick-figures-the-movie/indonesian/979660

Dick Figures The Movie 2013 720p WEB-DL x264 AAC-KiNGDOM
http://subscene.com/subtitles/dick-figures-the-movie/indonesian/980454
 
 
 
 
 

0

The Perfect World of Kai a.k.a. Piano Forest a.k.a. Piano no mori (2007)

Label: , , , ,


IMDB | AniDB

Genre : Animation | Drama | Music | angst | coming of age | daily life | manga | seinen

Amamiya Shuuhei is a 5th grade boy whose wish is to become a pianist. At the school he transfers to, he is teased by a bully, Kinpira. He orders Shuuhei to play a mute piano in the forest near their school. It is his classmate, Ichinose Kai who saves Shuuhei from the bully. Shuuhei however, insists that the piano will play and quarrels with Kinpira.

After school is finished, Kai asks Shuuhei to go to the Forest of the Piano. There, they find a piano shining beautifully in the light through the leaves. Strangely, Kai can make it sound while Shuuhei cannot, even though he has been practicing.

Then, Kai announces, "This piano is mine", and dramatically plays the piano barefoot. His tone attracts an audience, and Shuuhei is greatly moved by Kai's performance. Kai, on the other hand, says he cannot even read music much less play the piano. This surprises Shuuhei, who has been studying diligently instead of playing with the other children in order to become a pianist like his father. Then, Shuuhei begins to think of Kai as his rival while Kai begins to love playing the piano. They are going to vie against one another while still being best friends.

A story of friendship and impressive drama over the two boys unfolds on the screen.

DOWNLOAD FILMNYA
http://idfl.me/showthread.php?t=90328

SUBTITLE INDONESIA
Piano.no.Mori.2007.720p.BD.h264.AAC-Ganool

http://subscene.com/subtitles/the-perfect-world-of-kai-aka-piano-forest-piano-no-mori/indonesian/977696
 
 
 
 
 

0

Sekuel Terminator Genisys Direncanakan Rilis pada Tahun 2017 dan 2018!

Label:


Film Terminator kelima, Terminator Genisys, siap tayang di bioskop pada tanggal 1 Juli 2015. Saat ini, pihak Paramount Pictures telah mempersiapkan 2 sekuel sekaligus. Sekuel pertama direncanakan tayang pada tanggal 19 Meu 2017 dan sekuel kedua pada tanggal 29 Juni 2018.

Sekuel pertama pada tahun 2017 (sementara diberi judul Terminator 2) akan tayang satu minggu sebelum penayangan sekuel The LEGO Movie milik Warner Bros., sedangkan sekuel kedua pada tahun 2018 (Terminator 3) akan tayang dua minggu setelah penayangan film produksi Pixar yang belum diketahui judulnya.

Walaupun belum ada konfirmasi secara resmi, sepertinya kedua sekuel ini bisa ditonton secara tidak berurutan.

Dibintangi oleh Arnold Schwarzenegger, Jason Clarke, Emilia Clarke, Jai Courtney, J.K. Simmons, Dayo Okeniyi, Byung Hun Lee dan Matt Smith, Terminator Genisys disutradari oleh Alan Taylor yang sebelumnya membesut film Thor: The Dark World, dan naskahnya ditulis oleh Laeta Kalogridis dan Patrick Lussier. David Ellison dan Dana Goldberg dari Skydance Productions sebagai produser. Paul Schwake dari Skydance, Megan Ellison dari Annapurna Pictures, Kalogridis dan Lussier sebagai produser ekesekutif.
 
 
 
 
 

0

Tradisi Bayar Niat Di Keraton Sambas

Label:

Sambas (Antara Kalbar) - Sebagian besar masyarakat Kabupaten Sambas, melakukan kunjungan untuk berwisata ke Keraton Alwatzikhoebillah Kesultanan Sambas, ada juga pengunjung yang bertujuan untuk bayar niat (nazar) atau ucapan syukur.

"Saya berkunjung ke Keraton Sambas, karena jauh hari sebelumnya berniat akan berkunjung ke sini kalau apa yang saya capai telah tercapai," kata Izar salah seorang pengunjung Keraton Alwatzikhoebillah ditemui beberapa waktu lalu.

Ayah tiga anak tersebut berharap diberikan keturunan anak laki-laki. "Alhamdulillah pada awal bulan Agustus lalu istri saya melahirkan anak laki-laki," ujarnya.

Menurut dia bayar niat bisa saja dilakukan dengan bersedekah, memohon doa pada Allah SWT dan lainnya. "Tetapi karena niat awal saya, yakni akan berkunjung ke Keraton Sambas, maka niat itu baru kali ini bisa dilaksanakan," ujarnya.

Sementara itu, Raden Dewi Kencana (51) salah satu kerabat keraton Sambas menyatakan berbagai tujuan masyarakat yang berkunjung ke Keraton Sambas, ada yang memang ingin melihat-lihat, berwisata, dan ada juga yang bayar niat.

Keraton Alwatzikhoebillah Kesultanan Sambas yang dibangun megah pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Mulia Ibrahim Syafiuddin (1931-1943), sultan ke-15 Kesultanan Sambas, tetap menjadi kebanggaan warga Sambas.

Bangunan keraton yang awal pembangunannya menelan biaya sekitar 65.000 gulden itu kini dipercayakan kepada Pemangku Kesultanan Sambas Pangeran Ratu M. Tarhan Winata Kesuma, sejak 2008 setelah ayahnya Pangeran Winata Kesuma telah meninggal.

Raden Dewi Kencana yang merupakan keturunan raja Sambas yang kesembilan itu menyatakan, mulai dibukanya bagi masyarakat umum yang ingin menyaksikan secara langsung Istana Alwatzikhoebillah baru beberapa tahun ini.

"Dulu Istana Alwatzikhoebillah baru dibuka pada hari-hari tertentu saja, tetapi sekarang sudah terbuka bagi masyarakat yang akan melihat secara langsung peninggalan Sultan Muhammad Mulia Ibrahim Syafiuddin," ungkapnya.

Sampai-sampai, menurut dia, masyarakat bisa secara langsung masuk ke kamar Sultan Muhammad Mulia Ibrahim Syafiuddin, yang dahulunya tidak boleh dibuka atau dimasuki oleh masyarakat biasanya.

"Rata-rata masyarakat yang berkunjung ke sini untuk bayar niat (nazar)," ujarnya.

Bayar niat dimaksud, yakni apabila seseorang berniat setelah sukses atau sembuh dari penyakit akan berkunjung ke kerabat dan Keraton Kesultanan Sambas, kata Raden Dewi Kencana.

Kota tua

Kota Sambas merupakan salah satu kota tertua di Pulau Kalimantan yang mampu bertahan hingga kini. Dari pusat kota, sekitar satu kilometer ke arah timur laut, saksi sejarah kota tua Sambas masih berdiri, yakni keraton Kesultanan Sambas yang bernama kesultanan Alwatzikhoebillah.

Kesultanan Sambas, menurut sejarawan, mulai berdiri sejak pemerintahan Sultan Muhammad Shafiuddin I (1631-1668).

Namun bangunan keraton yang berdiri menghadap Muara Ulakan (persimpangan tiga sungai, yakni Sungai sambas Kecil, Sungai Teberau dan Sungai Subah) didirikan mulai Sultan ke-2, Sultan Muhammad Tajuddin I (Raden Bima) yang berkuasa tahun 1668-1708.

Sedang bangunan keraton yang ada kini berdiri merupakan pembangunan kembali pada zaman Sultan Muhammad Mulia Ibrahim Shafiuddin yang memerintah Sambas pada tahun 1931-1944.

Seperti halnya keraton etnis Melayu lainnya, warna kuning emas sangat mendominasi warna bangunan istana, yang tegak dengan bahan kayu belian (kayu besi).

Warisan budaya ini terawat cukup baik, dan masih bisa bercerita tentang kejayaan daerah Sambas di zamannya.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke keraton, tidak dipungut bayaran. Wisatawan sebelum memasuki keraton utama yang menghadap ke barat itu akan memasuki gerbang segi delapan dengan hamparan halaman depan yang luasnya hampir sama dengan lapangan sepak bola.

Di tengahnya terdapat tiang bendera yang bentuknya menyerupai tiang pancang bendera di kapal besar. Di sekitar tiang terdapat tiga meriam canon yang siap menjaga tiang bendera, konon didapatkan dari pasukan Inggris.

Di sisi lapangan sebelah Utara terdapat masjid jamik keraton yang bangunannya juga kokoh dari kayu belian. Masjid agung bagi keraton Sambas itu asal mulanya kecil seperti mushola, namun pada tahun 1885 mulai dikembangkan menjadi masjid Jamik (masjid agung).

Warna masjid juga didominasi kuning emas dengan beberapa bagian diselingi warna hijau. Namun untuk tempat berwudhu sudah berubah dari aslinya, karena bentuknya merupakan bentuk bangunan baru.






0

Penyusunan APBD Di Kalbar Belum Tepat Waktu

Label:

Pontianak (Antara Kalbar) - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat M Zeet Hamdy Assovie menuturkan proses penyusunan APBD di kabupaten/kota di wilayah itu rata-rata masih belum tepat waktu.
 
"Sampai saat ini, ada tiga kabupaten/kota yang belum dilakukan evaluasi terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2013," kata M Zeet saat rakor pengelolaan keuangan daerah kabupaten/kota se-Kalbar di Pontianak, Kamis.
 
Ketiga daerah tersebut yakni Kota Singkawang, Kabupaten Pontianak dan Kabupaten Kayong Utara.
 
Sedangkan terhadap APBD Perubahan Tahun 2014, yang sudah dievaluasi baru dua daerah yakni Kabupaten Bengkayang dan Sintang.
 
Namun, lanjut dia, tidak tepat juga kalau kelambatan tersebut mutlak kesalahan pihak eksekutif. Menurut dia, pihak legislatif juga berperan karena anggaran daerah merupakan produk legislatif dan eksekutif.
 
"Tapi kurang bijak pula kalau masing-masing saling melempar tanggung jawab atas kelambatan tersebut," ujarnya.
 
Ia melanjutkan, harus diakui dalam tataran pemerintah pusat, seringkali terdapat disinformasi antara beberapa produk peraturan terhadap suatu objek permasalahan.
 
"Hal ini tentu saja berdampak kepada perbedaan persepsi antara pihak eksekutif dan legislatif," kata dia.
 
Rakor tersebut diharapkan dapat memberi pencerahan atas berbagai permasalahan pengelolaan keuangan daerah. Baik dari perencanaan, penatausahaan, sampai dengan pelaporan keuangan daerah.
 
"Penyusunan anggaran diharapkan tepat waktu agar dapat segera dilaksanakan atau direalisasikan," katanya.
 
Sehingga, ia menambahkan, masyarakat dapat langsung segera merasakan dampak dari pembangunan yang dilaksanakan. "Kepuasan masyarakat terhadap hasil-hasil pembangunan itu sendiri merupakan wujud indikator kinerja APBD yang lebih baik," ujar M Zeet Hamdy.